September 25, 2016

Sebuah Review Jujur Tentang Aldnoah.Zero!

Kamu pernah punya keinginan untuk menjadi manusia yang “sempurna”? Pintar, tampan, kuat, dapat diandalkan, selalu menjadi harapan? Setiap ada kamu masalah apapun pasti selesai?

Jika iya, maka karakter Kaizuka Inaho, adalah salah satu karakter yang bisa kamu contoh. Dia memiliki semua hal yang diperlukan untuk menjadi manusia yang “sempurna”. Bisa dikatakan dia adalah salah satu karakter yang sempurna.

Tetapi apakah dengan kesempurnaan yang dia miliki, maka dia otomatis dapat menyelesaikan setiap masalah yang ada semudah pepatah vidi vini vici? Apakah dengan kesempurnaan, maka semua orang otomatis akan bahagia dan happy ever after?

Pada Summer 2014, A-1 Pictures, dan TROYCA membuat sebuah anime dengan durasi 24 episode untuk menjawab pertanyaan di atas. Anime dengan genre mecha ini juga akan menjawab apakah dengan kesempurnaan saja kita dapat menjalani hidup di dunia ini.

Saya langsung saja ya, kamu baca review mengenai anime dengan judul ΛLDNOΛH.ZERO di bawah ini. Saya mereview anime ini, karena anime ini salah satu anime mecha yang sangat menarik dan sangat special.

Selamat membaca, dan selamat menonton anime ini.

Heaven's Fall


LET JUSTICE BE DONE, THOUGH THE HEAVENS FALL

Tagline di atas adalah tagline yang menjadi ciri khas dari anime ini. Dari membaca taglinenya, anime ini sudah bisa menarik rasa penasaran saya. Tagline ini sangat menggelitik. Justice itu apa? Heavens Fall itu apa??

Dengan berbekal penasaran, maka saya pun menonton anime ini. Anime ini dibuka dengan kedatangan seorang putri yang berasal dari Mars untuk berkunjung ke bumi. Kedatangan putri yang bernama Asseylum Vers Allusia bersama dengan rekannya yang bernama Slaine Troyard adalah untuk misi perdamaian.

Misi perdamaian? Dari apa? Di episode 1 yang berjudul Princess of VERS dijelaskan bahwa manusia terbagi menjadi dua, ada yang tinggal di Mars, dan ada yang tinggal di Bumi. Lalu karena suatu hal, timbul perselisihan di antara kedua ras manusia itu.

Buah dari perselisihan itu adalah Heaven's Fall. Heaven's Fall adalah peristiwa hancurnya Bulan. Ada banyak teori yang berkembang untuk menjelaskan kronologis Heaven's Fall. Pihak bumi menyalahkan pihak Mars, begitu juga sebaliknya.

Kembali ke misi perdamaian sang putri. Walaupun berlabel misi perdamaian, tetapi pihak bumi dan pihak mars masih tetap mempersiapkan senjata dan militer masing-masing. Seolah-olah kedua pihak tidak ingin ada misi perdamaian.

Bagaimana? Setelah membaca beberapa kalimat pendahuluan ini? Kamu sudah tertarik dan ingin segera menonton karena penasaran? Apa kamu merasa kalimat di atas terlalu khayal bahkan untuk tingkat anime??

Sabar, keseruan baru akan dimulai, karakter utama dan robotnya saja belum di review. Robot? Yah, tentu saja robot. Salah satu faktor yang menonjol di anime ini adalah robot.

Genius dan Aldnoah


Sesuai dengan keinginan kedua pihak, misi perdamaian gagal, dan kegagalan ini dijadikan alasan bagi kedua pihak untuk saling mengalahkan.

Pihak Mars dengan Orbital Knights yang terdiri dari 37 clans dan robot yang mereka temukan di planet Mars yang bernama Aldnoah ingin menguasai bumi.

Pihak Bumi yang berkumpul di bawah United Forces of Earth (UFE) dan robot rakitan sendiri yang bernama KG-series ingin bertahan dari serangan musuh dan ingin menguasai teknology Aldnoah.

Baik Aldnoah maupun KG-series, konsep, bentuk dan struktur robotnya benar-benar bagus. Yang satu terkesan sederhana, yang lain terkesan sangat futuristik. Walaupun saya kurang suka dengan robot, tetapi untuk robot di anime ini benar-benar luar biasa.

Detailnya bagus, gerakan dan efek penggambarannya sangat mendetail. Belum lagi pertempurannya, efek 3D dan kejelasan 2D nya benar-benar siippp dan sangat padu. Bisa menghasilkan sebuah karya robot yang istimewa.

Dengan latar belakang seperti itu, muncullah seorang heroine yang “sempurna”. Karakter yang memiliki sifat-sifat yang saya sebutkan, dan kamu idam-idamkan.

Kaizuka Inaho, namanya. Di awal cerita dialah adalah seorang pilot-trainee untuk KG-6 Sleipnir. Kelak, kombinasi manusia “sempurna” yang biasa dan robot ex-latihan berwarna orange ini akan mengubah jalannya pertempuran yang telah berlangsung di antara pihak Bumi dan Mars.

Secara teori, dengan kesempurnaan yang dimiliki Inaho, pertempuran ini seharusnya tidak berlangsung lama. Ya, paling lama 5 episode saja lah, kan karakter utamanya sudah “sempurna”?

Steel Step Suite


Di anime ini dibuktikan, bahwa “sempurna” bukanlah segalanya. Walau “sempurna”, Inaho tetap harus berpikir keras dan banyak bertindak hanya sekedar untuk bisa menyelamatkan diri dan teman-temannya.

“Sempurna” tetapi jika tidak disertai usaha, kerja sama, belajar, maka “sempurna” itu tidak akan menjadi “sempurna”

Hal-hal yang tidak sempurna lah yang membuat diri kita menjadi sempurna. Kata-kata ini tergambar jelas di dalam anime ini.

Bagaimana Inaho yang “hanya” menggunakan “robot latihan” berhasil mengejutkan pihak Mars yang notabene teknology dan robotnya jauh lebih segalanya dari robot bumi.

Bahkan secara teori, pihak Mars dengan teknology yang sangat maju seharusnya bisa menguasai bumi dengan mudah.

Tetapi, beberapa kali pihak Bumi yang dipimpin oleh Inaho berhasil membuat bingung dan mengalahkan Pihak Mars.

Dari anime ini, kamu nanti bisa belajar, bahwa dengan ketekunan dan kerja keras, maka kamu dapat  berhasil mengatasi masalah yang ada di depanmu, dan membuat orang-orang di sekitarmu menjadi kaget dan tidak percaya.

Sembari berusaha untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di antara pihak Mars dan pihak Bumi, kamu akan dimanjakan dengan pertarungan mecha yang sangat keren. Strategi dari si genius Inaho diadu dengan teknology “di luar nalar” yang dimiliki pihak Mars.

Lalu ditambah dengan drama-drama yang timbul di saat para karakter “beristirahat”, benar-benar membuat alur cerita yang awalnya terkesan sederhana, menjadi sebuah alur cerita yang sangat dalam dan kompleks.

Apa pihak Mars hanya seperti itu? Tidak ada perlawanan yang berarti? Jadi musuh yang pupuk bawang?

Eeiitts, jangan salah. Jika pihak Bumi memiliki Inaho, maka pihak Mars memiliki Slaine Troyard.

The Beautiful and Damned


Slaine pada awalnya adalah “hanya teman” dari sang putri. Tetapi, seiring berjalannya waktu, Slaine mulai dimunculkan sebagai karakter yang menjadi lawan yang sepadan untuk Inaho.

Inaho dan Slaine beberapa kali berhadapan langsung, satu lawan satu. Duel di antara kedua karakter ini memang layak untuk ditonton.

Adu strategi, kata-kata untuk menjatuhkan mental lawan, adu skill, pertarungan jarak dekat menggunakan robot. Hal-hal tersebut digambarkan dengan sangat bagus dan dengan slow motion yang memikat hati.

Saya sangat suka waktu mereka berdua bertemu. Sangat kereeennnn.

Season pertama anime ini ditutup dengan penuh ketegangan, kelegaan, petualangan, dan banyak tanda tanya, yang membuat kamu semakin penasaran untuk menonton season 2 nya.

Salah satu keunggulan anime ini adalah alur cerita dan perubahan sifat dan sikap para karakter. Karena Inaho dan Slaine berhasil mengambil keputusan untuk bertindak, maka tindakan mereka mampu mengubah sifat dan sikap dari karakter yang ada di sekitar mereka.

Perubahan


Karena pengorbanannya, maka Inaho diganjar dengan perubahan besar dalam dirinya, dirinya menjadi semakin “sempurna”

Karena keyakinannya, maka sang putri “digantikan” dengan adik kandungnya yang bernama Lemrina Vers Envers.

Karena keberhasilannya, maka Slaine diangkat menjadi salah satu Knights dan mendapatkan Kataphract Tharsis.

Perubahan pada ketiga karakter utama, membuat alur cerita di season 2 menjadi semakin menarik dan penuh intrik. Selain itu, alur cerita jadi memiliki cabang-cabang cerita yang semakin menarik, semakin tegang, dan semakin bikin penasaran.

Selain itu, karena kemauan keras seorang veteran perang yang bernama Marito Koichirō, maka pihak Bumi bisa memberikan bantuan yang tepat waktu kepada Inaho, yang tentu saja membawa kemenangan tidak hanya kepada pihak Bumi, tetapi juga pihak manusia.

Karena perjuangan Inaho, maka beberapa knight pihak Mars mulai menyadari siapakah yang seharusnya mereka lindungi dan untuk siapa mereka harus mengorbankan dirinya.

Saya waktu melihat season 2, cuma bisa bergumam “Kok bisa ya, alur ceritanya berkembang menjadi semenarik dan seasyik ini.”

Jika Inaho dapat berpikir A, maka yang lainnya dapat berpikir B, C, atau D. Dengan semakin banyak yang dapat mengambil keputusan di saat yang tepat, anime ini menunjukkan bahwa setiap karakter di dalamnya benar-benar memiliki peran yang dapat mengubah alur cerita.

Misalnya, walau di season 1, pihak Mars “terlihat” tidak berpikir atau membuat rencana yang dalam, tetapi di akhir season 1, pihak Mars berhasil mengejutkan pihak Bumi dan tentu saja pasti akan mengejutkanmu yang sedang asik menonton anime ini.

“Oohh, ternyata begitu”. Mungkin kata-kata itu yang bisa kamu lontarkan setelah melihat kejutan yang diberikan oleh pihak Mars.

Selain perubahan karakter, di season 2 juga mengalami perubahan sudut pandang. Jika season 1 lebih fokus ke bumi, maka di season 2 fokus ke Mars. Semua pertanyaan yang timbul di season 1, akan terjawab di season 2.

Happy Ending?


Setelah melewati sebuah petualangan yang full mecha, petualangan, penuh strategi, dengan grafik robot dan pertempuran yang keren.

Ditambah bumbu drama slice of life, drama peperangan batin, dan pemikiran Inaho-Slaine yang seolah-olah berada 2 langkah di depan para penontonnya.

Membuat anime ini benar-benar sebuah suguhan yang komplit bagi kamu para penggemar anime mecha.

Di anime ini ditunjukkan bahwa sebelum kamu melakukan peperangan secara fisik, kamu akan menghadapi peperangan batin terlebih dahulu. Peperangan batin inilah yang menentukan hasil dari peperangan fisik yang akan kamu tempuh.

Di anime ini juga ditunjukkan bahwa jika kamu membenci seseorang, maka orang tersebut dan orang-orang yang ada di sekitar dirinya juga akan kamu benci. Pihak Bumi dan Pihak Mars sama-sama saling membenci.

Kebencian itu membuat kedua pihak menjadi buta, dan ingin saling menghancurkan. Hanya karena Inaho dan Slaine maka, kehancuran umat manusia bisa dibatalkan.

Karena pertempuran mereka berdualah, maka kedua pihak pun tercelikkan dari kebutaan mereka.

Ingin tahu, apa sih yang Inaho dan Slaine lakukan? Apa saja yang mereka alami dan mereka jalani untuk bisa mendapatkan happy ending dari pertempuran ini?

Seseru apakah sih pertempuran di anime ini? Drama-drama apa saja yang disuguhkan di anime ini?

Nah, untuk itu kamu wajib menonton anime ini. Sekarang juga.

Agar kamu bisa menjawab pertanyaan di atas, dan membuktikan bahwa anime mecha yang satu ini memang super mecha dan super seru.

Jika kamu suka dengan anime jepang ini, kamu bisa share ke teman, saudara, pacar, agar mereka juga dapat merasakan pertempuran yang super keren di dalam anime ini.

Selamat menonton. Selamat berperang. Terima Kasih. Baca Juga : Review Anime Sidonia no Kishi

Penulis  : Kinoshita Hideaki
Read More

September 18, 2016

Suka Anime Moe dan Slice of Life, Kamu Wajib Tonton Gochūmon wa Usagi Desu ka!

Spring 2014 adalah salah satu season “surga” bagi para penggemar anime. Bagaimana tidak? Ada total 43 anime baru yang direlease di musim itu. Sebut saja Baby Steps, Captain Earth, Date A Live II, Dragon Ball Kai, Fairy Tail, Haikyuu!!, dan masih banyak yang lainnya.

Dengan persaingan yang begitu ketat, dan berhasil merelease Sonico The Animation pada Winter 2014, studio anime White Fox dengan percaya diri menggandeng Hashimoto Hiroyuki untuk membuat sebuah anime moe yang sangat luar biasa.

White Fox mungkin sudah kamu kenal melalui anime berikut : Steins;Gate, Jormungand, Sonico, Akame ga Kill, Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu. Dan untuk Fall 2016, White Fox akan mengeluarkan Soushin Shoujo Matoi.

Sedangkan Hashimoto Hiroyuki adalah seorang animator yang juga seorang director anime yang sudah sangat dikenal dari hasil karyanya seperti : Accel World, Angel Beats!, Another, Azumanga Daioh, Code Geass: Lelouch of the Rebellion, Eureka Seven, Mobile Fighter G Gundam, Robotics;Notes, Rurouni Kenshin.

Dengan seiyuu : Sakura Ayane, sebagai Natsumi di Non Non Biyori, Tsubaki di KimiUso, dan Nao di Charlotte. Minase Inori, sebagai Naruse di Kokosake, Yuki di Gakkou Gurashi,  dan Rem di  Re:Zero

Dan ditambah seiyuu kawakan seperti Taneda Risa, Sato Satomi dan Uchida Maaya; anime yang sangat moe, sangat sederhana, tetapi sangat menarik ini secara meyakinkan berubah menjadi anime dengan 2 season dan 24 episode yang paling menarik dan paling ditunggu.

Bahkan ada beberapa penggemar anime bergenre non-moe yang “iri” dengan kepopuleran anime ini. Kalo saya, anime ini yang season 1 sudah saya tonton 2 kali, yang season 2 baru 1 kali.

Saya tidak tahan dengan moe, cerita, kelinci, kopi yang ada di dalam anime ini. Ingin selalu menonton kembali. Bahkan karena sangat menarik, saya sudah punya kalender original 2016 dan cd opening dari anime ini.

Kamu sudah bisa menebak anime apa yang saya bicarakan? Jika kamu belum tahu maka jawabannya adalah Gochūmon wa Usagi Desu ka atau GochiUsa.

Pada kesempatan kali ini, dengan bangganya saya akan memberikan review tentang salah satu anime slice of life terbaik ini kepadamu. Dengan harapan kamu akan menyukai anime ini dan mulai menonton.

Jadi mulai membaca dan “Irasshaimase Goshujinsama” (selamat datang di cafe ini)

Moe Rangers (Petit Rabbits)


Di sebuah kota kecil yang sederhana dan bergaya eropa, tinggal 4 karakter yang memiliki kemampuan untuk berubah menjadi sosok ranger dengan kekuatan yang luar biasa. Ungu, Biru, Hijau, dan Kuning; itu adalah kode warna mereka.

Tetapi mereka tidak bisa berubah, selama mereka belum menemukan pemimpin mereka, Merah. Mereka ingin segera berubah menjadi ranger, karena dengan kekuatan itu mereka dapat melindungi dan menjaga kota yang mereka cintai.

He he he. Kamu percaya dengan review di atas? Itu hanya bercanda kok

Tapi Review di atas tidak sepenuhnya juga salah.

Anime ini dibuka dengan kedatangan Cocoa ke kota kecil untuk bersekolah. Cocoa akan tinggal Kafu selama bersekolah di kota itu. Karena hari itu adalah pertama kalinya Cocoa datang ke kota itu, sudah sewajarnya kalo dia tersesat.

Di saat dia tersesat, Cocoa tiba di sebuah cafe yang bernama Rabbit House. Begitu membaca Rabbit, yang terbayang di benak Cocoa adalah kelinci. Kelinci yang fuwa-fuwa dan mofu-mofu (kedua kata ini artinya hampir sama yaitu empuk, ringan, lembut)

Cocoa langsung masuk dan mulai berburu kelinci. Tetapi, Cocoa tidak menemukan kelinci, melainkan dia menemukan Chino. Nah, pertemuan dengan Chino inilah yang menjadi awal petualangan Chino si Ranger Merah di kota itu.

Pertemuan ini jugalah yang menjadi awal petualanganmu di dunia moe yang sangat lucu, asyik, dan penuh karakter yang moe. Moe no Sekai.

Senpai-Kouhai dan Satomi

Kalo saya boleh jujur, waktu saya melihat anime ini, saya masih sedang tergila gila dengan Tainaka Ritsu (dari anime K-ON) dan tentu saja seiyuu nya yang cantik Sato Satomi.

Oleh karena itu dari 5 ranger yang ada yang paling aku perhatikan yang hijau, yaitu Chiya.

Chiya adalah karakter yang memiliki sifat yang pas dengan seiyuunya. Hyper, terlihat tenang, gampang melamun, dan cantik.

Chiya mulai diperkenalkan di episode 2. Cocoa bertemu dengan Chiya, saat Cocoa tersesat saat akan pergi ke sekolah. Di saat itulah Cocoa bertemu dengan kelinci yang sebenarnya.

Selain bertemu Chiya yang bekerja di cafe Ama Usa An, Cocoa juga berkenalan dengan Rize (Sempai) dan Syaro (Kuohai). Mereka berdua adalah teman satu sekolah. Sedangkan Syaro dan Chiya adalah teman masa kecil.

Rize bekerja di Rabbit House bersama dengan Chino dan Cocoa. Syaro bekerja di cafe Fleur de Lapin.

Dengan berkumpulnya 5 rangers, yaitu Merah (Cocoa), Ungu (Rize), Biru (Chino), Hijau (Chiya), dan Kuning (Syaro), maka mereka dapat bergabung untuk membentuk megarobot yang bernama MoeKaizer.

He he, ini cuman bercanda ... jangan anggep serius!

Dengan sifat unik yang mereka miliki dan kebiasaan serta tingkah laku yang polos, lugu, dan apa adanya, pasti akan membuat kamu tertawa terbahak-bahak melihat tingkah laku mereka.

Yang menjadi daya tarik dari anime penuh ke-moe-an ini adalah jalan cerita yang sederhana, tetapi tetap bikin penasaran.

Jalan cerita yang terlihat normal, tetapi saat dijalani oleh para ranger moe, jalan ceritanya berubah menjadi suatu petualangan yang sangat menarik, moe, dan lucu.

Setiap hari, saya sudah sibuk bekerja, mungkin kamu sibuk sekolah, atau kuliah, atau bekerja.

Nah setelah seharian yang penuh dengan hal-hal serius dan hal-hal yang memenatkan pikiran, maka anime GochiUsa sangat cocok sebagai hiburan yang dapat menenangkan otak dan hati kita.

Ditambah dengan kualitas gambar yang sangat bagus, GochiUsa memang anime paling moe yang pernah saya tonton.

No Poi dan Daydream Cafe


Dengan jajaran seiyuu seperti itu wajar jika seiyuu para rangers, menyanyikan opening untuk anime ini. Judulnya adalah No Poi untuk season 2, dan Daydream Cafe untuk season 1.

Untuk Daydream Cafe, NBCUniversal Entertaiment bahkan membuatkan MV (Music Video) nya. MV nya sangat bagus dan menghibur, lagunya juga sangat enak.

Oleh karena itu, ketika saya tahu bahwa GochiUsa akan ada season keduanya, saya langsung membeli openingnya yang berjudul No Poi. Dan, benar, dugaan saya benar, No Poi lagunya juga sangat enak dan nyaman untuk didengar.

Baik opening, maupun endingnya, benar-benar sangat menunjang dan sangat padu dengan anime ini. Karena teringat lagunya, saya jadi ingin menonton anime ini. Setelah menonton anime ini, jadi teringat dengan lagunya.

Di season 1, Daydream Cafe, artinya kamu akan diajak memasuki suatu dunia yang laksana cafe. Cafe di mana kita bisa melamun sembari menikmati kopi atau teh yang tersedia.

Di cafe itu juga, kamu bisa saling berbagi cerita, atau sekedar mendengarkan cerita orang lain.

Di season 2, No Poi, artinya tidak membuang sesuatu. Dengan kata lain, setelah kamu mendapatkan sesuatu dari season 1, maka tolong sesuatu tersebut disimpan.

Agar kamu dapat membagikannya kepada yang lain, saudara, teman, pacar.

Agar mereka juga dapat merasakan apa yang kamu rasakan saat kamu menonton anime ini.

Mocha-poi


Season 2 ini benar-benar penuh kejutan, saya tidak menyangka bahwa Cocoa memiliki seorang kakak. Benar-benar sebuah ide yang sangat bagus.

Seperti film-film rangers pada umumnya, pasti ada rangers ke enam. Petit Rabbits juga begitu. Di season kedua, kamu akan diperkenalkan dengan ranger Putih yang bernama Mocha. Mocha adalah kakak dari Cocoa.

Coklat biasa, kopi susu juga biasa, tetapi saat kamu menggabungkan keduanya akan menjadi sebuah minuman yang luar biasa. Cocoa seorang perempuan biasa, Mocha seorang kakak biasa, tetapi saat mereka berdua bertemu, maka akan menjadikan season 2 GochiUsa menjadi sebuah sekuel yang sangat luar biasa.

Dari perkenalan dengan Mocha, kamu nanti akan bisa mengetahui lebih dalam tentang siapa itu Cocoa. Dan mengapa Cocoa bisa memiliki kepribadian yang unik seperti itu.

Tidak hanya kamu yang akan mengenal Cocoa, ke empat rangers yang lain juga akan mengetahui kebiasaan, sifat, karakter yang selama season 1, ditutup rapat oleh Cocoa.

Lalu dengan semakin dekatnya para rangers, maka secara tidak sadar, mereka akan membuka karakter asli dan kebiasaan asli mereka.

Di samping itu dengan jalan cerita yang semakin keren, penuh tawa, dan menghibur, season kedua GochiUsa memang benar-benar layak ditonton.

Chi-Ma-Me


Episode yang paling berkenan bagi saya adalah episode 5 dan episode 10 dari season 1.

Episode 5 menceritakan bagaimana para moe rangers berjuang dengan keras untuk mengikuti kegiatan olahraga di sekolah mereka. Sangat lucu, mengibur dan bikin tertawa terpingkal pingkal. Alur cerita dan karakter para rangers sangat padu dan menghasilkan sitkom-sitkom yang sangat bagus.

Episode 10 merupakan awalnya dari terbentuknya nama Chi-Ma-Me. Selain itu yang saya suka adalah saat Cocoa dan Chiya belajar bersama. Saya membayangkan hal ini saja sudah tertawa.

Dua karakter yang sangat tidak terlalu pintar mencoba belajar bersama. Seperti orang buta menuntun orang buta. Apalagi waktu mereka belajar bahasa inggris, benar-benar top.

Kalo season 2, saya suka semuanya. He he he.

Selain sangat menghibur, GochiUsa juga memberikan beberapa pelajaran berharga, seperti : tetap bangga menjadi diri sendiri, jujur dan terbuka terhadap sahabat, saling percaya dan peduli, bersedia berubah demi sahabat.

Saya sarankan sebaiknya langsung saja menonton GochiUsa, nikmati sitkom, jalan cerita, sifat2 yang lucu, karakter yang moe dan tsundere.

Sama seperti Maya dan Megumi yang selalu menemani Chino, biarkanlah GochiUsa menemani hari-harimu dengan kegembiraan, kelucuan, dan kehangantan yang akan kamu terima saaat kamu menonton anime ini.

Selamat menonton. Terima kasih, oiah kalau kamu belum tahu, anime GochiUsa ini juga salah satu favorit dari orang yang punya blog ini loh (Yusuf Yuslogs), buktinya dia menyebutkan anime ini di daftar anime favoritnya ...

Penulis : Kinoshita Hideaki
Read More

September 12, 2016

Review Anime Toaru Hikūshi e no Koiuta (Adventure, Drama, Romance)

Salah satu impian manusia yang terbesar adalah terbang. Terbang seperti burung. Bebas, menembus angkasa, merasakan awan tipis yang menembus badan. Menikmati keindahan awan, merasakan hangatnya sinar matahari, meilhat bintang dari dekat.

Impian yang awalnya hanya sebuah dongeng tetapi dapat diwujudkan menjadi sebuah kenyataan. Ya. Manusia dapat terbang, walaupun masih belum bisa seperti burung. Manusia menggunakan pesawat untuk dapat memenuhi keinginannya.

Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu juga memiliki impian yang sama? Terbang seperti burung? Mengepakkan sayap seperti burung? Ingin menjelajah angkasa biru?

Jika iya, saya punya rekomendasi anime yang memiliki tema yang pas dengan impian kamu. Judulnya Toaru Hikūshi e no Koiuta, yang artinya Lagu Cinta Untuk Seorang Pilot.

Lalu, jika setelah membaca judul di atas, dan kamu menebak anime ini memiliki nuansa romance, maka tebakan kamu benar. Tetapi, jangan salah, romance yang diusung oleh anime jepang dengan 13 episode ini berbeda dari cerita romance pada umumnya.

Apa yang terjadi jika impian digabungkan dengan romance?? Apa yang akan dihasilkan?? Jika kamu penasaran, saya sarankan kamu membaca review saya tentang anime ini, setelah itu jangan lupa menonton animenya. Agar apa yang telah kamu baca, dapat segera kamu rasakan.

#Awal Dari Sebuah Akhir


Anime ini dibuka dengan seorang anak bernama Kal-el Albus yang masuk ke Cadoques High's Aerial Division untuk mengejar impian masa kecilnya. Dia masuk ke sekolah itu bersama dengan adiknya yang bernama Ariel Albus.

Kadang, Kal-el teringat dengan sosok dari masa lalunya yang dia sebut ibu. Ketika dia teringat akan hal itu, dia menjadi sedikit tidak tenang.

Rasa tidak tenang itu pun segera menguap ketika dia harus mengalami 2 hal yang pertama kali dia lakukan. Pertama, melalukan tes terbang secara resmi di sekolah, yang tentu saja membuat dia sangat gugup.

Kedua, pertemuan dengan seorang gadis yang bernama Claire Cruz. Gadis yang dia sukai saat dia memandangnya untuk pertama kali.

Lalu, ditambah dengan sedikit penjelasan tentang sejarah negeri di mana Kal-el tinggal, dan ambisi untuk melakukan perjalanan menuju End of The Sky, anime ini benar-benar mantab dan padat di episode pertamanya.

Kesan pertama saya setelah menonton episode pertama anime ini adalah puas.

Perjalanan  menuju tempat bersejarah untuk membuktikan sebuah legenda dengan membawa sebuah pulau yang melayang, yang bernama Isla.

Ditambah dengan perjalanan sang karakter utama untuk mulai terbang menuju masa depan, bersama dengan adiknya. Di situ, dia bertemu dengan cinta pertamanya.

Padat, tetapi juga menarik. Menarik untuk ingin lebih tahu lagi. Menarik karena ingin lebih tahu lagi.

#Terbang dan Melayang


Salah satu hal yang kusuka dari anime ini adalah bentuk pesawatnya. Sangat sederhana, tetapi sangat kompak. Dengan mesin yang dapat bergerak 90°, membuat pesawat ini dapat melayang dengan lebih cepat (seperti helikopter).

Tetapi karena memiliki dua mesin, maka untuk menyeimbangkan pesawat ini pada waktu melayang butuh keahlian dan skill yang bagus. Kal-el sudah membuktikan hal ini di episode pertama.

Terus terang, pada mulanya yang membuat saya tertarik dengan anime ini adalah seiyuu yang bernama Taketatsu Ayana. Ayana saya kenal sebagai seiyuu di 2 anime favorit saya yaitu K-ON dan Tamayura Hitotose.

Jadi, ketika saya melihat nama Ayana di anime ini, saya jadi tertarik dengan anime ini. “Coba ah.” begitu yang ada di hati saya waktu itu.

Yang saya tidak tahu adalah, bahwa saya dan Kal-el mengalami sebuah sensasi yang sama, yaitu Terbang dan melayang.

Kal-el terbang untuk memulai hal yang baru dan untuk mewujudkan impiannya. Seiring berjalannya waktu, impian Kal-el berubah, dan karena mengejar impian yang baru itu, Kal-el dapat memperoleh sesuatu yang selama ini dia tidak miliki.

Kal-el melayang ke dalam sebuah perjalanan yang sangat menarik dan membuat dia berubah menjadi seorang pribadi yang baru. Perjalanan yang penuh dengan masa lalu, sekolah, keluarga, cinta, dan mitos. Semuanya itu membuat Kal-el benar-benar bisa belajar untuk menikmati hidup.

Saya terbang karena saya benar-benar menjadi tertarik untuk mengikuti apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa yang sudah terjadi di masa lalu?

Saya melayang karena anime ini memang tidak hanya Ayana. Ayana yang awalnya saya anggap sebagai tujuan utama, pada akhirnya anime inilah yang membuat Ayana bisa ada di dalamnya.

#Bridge Over Troubled Water


Setiap orang pasti memiliki masalah. Masalah yang kadang-kadang mendorong orang untuk bersikap egois. Masalah yang menempatkan orang di antara dua pilihan, diri sendiri atau orang lain.

Kalo kamu memiliki masalah yang demikian apa yang akan kamu lakukan? Siapa yang akan kamu korbankan diri sendiri atau orang lain? Apalagi jika ditambah bahwa kamu selama ini sudah berkorban banyak, sedangkan orang lain belum pernah berkorban?

Apakah kamu akan mengorbankan orang lain, dengan alasan kamu sudah berkorban banyak? Atau kamu akan kembali berkorban demi orang lain?

Bagaimana? Bingung? Pusing? Gugup? Mungkin di dalam dirimu banyak perasaan yang melebur menjadi satu. Mungkin juga membuat kamu menjadi stress. Membuat kamu menjadi putus asa, dan patah semangat.

Hal ini jugalah yang dialami oleh Kal-el. Dengan mulai terbukanya misteri masa lalunya, dia menjadi semakin bingung dalam menghadapi masalah yang dia hadapi.

Dia seharusnya adalah korban, dan karena dia telah berkorban banyak, dia merasa yakin bahwa tindakan dia untuk mengorbankan orang lain demi menyelesaikan masalahnya adalah benar.

Pikiran berkata kiri, hati berkata kanan. Pikiran ingin bertindak, tetapi hati menyanggah. Timbul masalah baru bagi Kal-el.

Ditambah dengan budaya kasta yang mencolok, membuat anime ini menjadi anime yang penuh dengan masalah yang harus dipecahkan. Selagi sang heroine sibuk mencerna satu masalah, timbul masalah baru.

Bisa diartikan menonton anime ini sama seperti kamu sedang belajar mengemudikan pesawat. Di satu sisi kamu akan merasa senang, terperangah, kagum, bahagia karena bisa terbang, tetapi di sisi lain kamu akan merasa takut karena khwatir terjatuh.

Apakah Kal-el berhasil melewati masalah yang dia miliki? Siapa yang akan dia korbankan?? Sebaiknya kamu segera menyelesaikan membaca review ini dan mulai menonton anime ini.

#Pertempuran dan Pengorbanan


Jika kamu tidak mengganggu orang, bukan jaminan bahwa kamu tidak akan diganggu orang. Oleh karena itu muncul istilah pertahanan diri.

Demikian juga dengan Isla (tempat di mana Kal-el dan teman-temannya tinggal selama melakukan perjalanan). Karena mereka memasuki wilayah kekuasaan sebuah koloni, spontan Isla pun diserang habis-habisan.

Pertempuran menjadi satu lagi daya tarik anime ini. Grafiknya sangat bagus. Gerakan pesawat dan pelurunya sangat bagus. Adegan kejar mengejar antar pesawat, strategi mengalahakan pesawat lawan, straegi mengejar pesawat lawan digambar dengan sangat bagus di anime ini.

Selain itu pertempurannya juga realistis. Peluru yang mereka bawa ada batasnya. Badan pesawat juga tidak sakti dan mandraguna. Keahlian di antara para heroine juga tidak jauh berbeda. Jadi tidak ada manusia super di anime ini.

Peluru habis, yang untung kalo selamat. Pesawat tertembak di bagian vital, langsung meledak. Salah ambil keputusan, nyawa bisa melayang.

Di setiap pertempuran pasti ada pengorbanan. Pengorbanan yang benar-benar bikin baper. Tapi, pengorbanan yang patut diacungi jempol.

Pengorbanan yang semakin menguatkan hati dan pikiran Kal-el untuk mengambil langkah yang benar-benar pas dan sesuai dengan yang dia butuhkan untuk dapat menyelesaikan masalah yang dia hadapi.

#Pangeran & Cinta


Setiap karakter pangeran pasti memiliki pasangan seorang puteri. Memang tidak semua pangeran dan puteri dapat bertemu dengan mudah, lalu happy ending.

Anime ini juga demikian, bahkan status Kal-el sebagai pangeran pun tidak diketahui banyak orang. Tetapi dia seakan-akan ditakdirkan untuk menjadi pangeran pasangan dari sang puteri yang bernama Nina Viento.

Yang pada awalnya mereka berdua tidak mengenal cinta, tetapi setelah takdir mempertemukan mereka, maka mereka pun bisa mencicipi dan menikmati apa itu cinta.

Cinta yang mendorong mereka berdua untuk melakukan apa yang orang lain tidak bisa lakukan. Karena cinta mereka menyelesaikan masalah, mereka berkorban, dan mereka berubah menjadi pribadi yang baru.

#Surat yang Terbuka


Setelah saya menyelesaikan menonton anime ini, pandangan saya terhadap anime ini benar-benar berubah. Yang awalnya hanya Ayana yang saya lihat, tetapi pada akhirnya, cerita dan cinta yang saya ingat dari anime ini.

Alur cerita menarik dan sederhana. Ada beberapa kejutan yang menarik. Grafik pertempuran yang special. Penggambaran hubungan antar karakter yang sangat dalam (seperti di dalam anime bergenre romance).

Penggambaran sifat dan karakter Kal-el yang sangat mendetail. Perkembangan masalah dan penyelesaian masalah yang diluar dugaan. Perubahan karakter pada heroine ketika menghadapi, menyelesaikan, dan berhasil / gagalnya para heroine dalam menghadapi masalah.

Saya sangat banyak belajar dari anime ini. Anime ini memberikan jalan keluar untuk beberapa pertanyaan yang sering timbul ketika saya menghadapi masalah.

Apa yang sebaiknya saya lakukan, kapan saya harus bertindak, jika saya salah bertindak, bagaimana saya harus menebusnya, kapan saya harus jujur dengan perasaan saya.

Pertanyaan di atas akan terjawab dengan sedirinya, setelah kamu menonton dan menikmati anime ini.

Jadi, setelah kamu membaca surat yang terbuka ini, segeralah menonton anime ini. Nikmati romancenya, nikmati pertempurannya, nikmati dramanya, nikmati kejutannya. Dan siap-siap untuk dibuat terkejut dan terkagum-kagum oleh alur cerita anime ini.

Jika kamu penggemar pesawat,  perang atau penggemar romance, maka kamu wajib menonton anime ini.

Jika kamu ingin mencari sebuah cerita yang berbeda, tetapi tetap seru dan menakjubkan, saya sarankan kamu menonton anime ini.

Jika kamu ingin membuktikan keakuratan dari review ini, saya wajibkan kamu untuk menonton anime ini. Tontonlah dan saksikan bagaimana anime ini akan mengubah cara pandang dan cara berpikirmu dalam menghadapi masalah yang ada.

Akhirnya, jika setelah menonton anime ini, kamu menjadi suka dengan anime ini, jadilah surat yang terbuka, beritahukanlah anime ini kepada teman-temanmu. Supaya mereka juga bisa menikmati apa yang kamu telah nikmati dari anime ini. Terima kasih.
Read More

September 4, 2016

KimiKiss, Anime Ini Romance-nya Bisa Disejajarkan Dengan Clannad!

Jika berbicara tentang tahun 2007, maka pada tahun itu saya masih berumur 23 tahun dan baru lulus kuliah, saat itu sedang gencar-gencarnya saya yang sedang mencari cinta (curhat).

Terus, kalo berbicara tentang anime romance di tahun 2007, terutama fall 2007, maka kamu akan mendapatkan 3 anime romance yang paling yahud dan baper. Ada Clannad, ef - a tale of memories, dan KimiKiss.

Di antara 3 anime romance tersebut, yang paling kamu tahu pasti adalah Clannad. Benar bukan? Awalnya saya juga begitu.

Saya menemukan KimiKiss di tahun 2013, dan mulai menontonnya di tahun 2014. Yang membuat saya tertarik dengan anime buatan J. C. Staff ini adalah insting. Aneh? He he.

Memang, benar, insting. Waktu itu saya melihat sebuah list anime yang panjang dari yang berawalan A sampai Z, saya lihat satu persatu secara sekilas, lalu insting saya mengatakan anime KimiKiss ini bakalan bagus, maka judulnya pun saya catat.

Karena insting yang kebetulan tepat ini, saya bisa menikmati sebuah perjalanan romance yang unik, dan menarik dengan tema yang sederhana namun sangat mendalam di dalam anime dengan total 24 episode ini.

Kamu sudah pernah nonton KimiKiss?? Bagaimana, suka dengan anime ini?? NTR?? Sederhana?? Biasa?? Nah, pada kesempatan kali ini saya ingin mengubah pandanganmu tentang anime ini dengan membuatkan kamu sebuah review.

Review yang akan mengungkap alasan mengapa KimiKiss saya katakan salah satu yang terbaik dan bisa disejajarkan dengan Clannad dan ef.

Bagi kamu yang belum menonton anime ini, saya harap kamu bakalan tertarik untuk menonton anime ini.

#Teman Masa Kecil : Yang Mengingini dan Yang Memberi


Di dalam bahasa jawa ada ungkapan “Tresno jalaran soko kulino”, yang artinya “Jatuh Cinta karena sudah sering bertemu/sudah terbiasa bertemu”

Dengan siapa kamu biasanya sering bertemu? Selain dengan orang tua atau saudara, mungkin adalah teman masa kecil.

Karena sering bertemu, akhirnya kamu jadi mempunyai rasa yang khusus kepada dia. Akhirnya kamu ingin dia menjadi kekasihmu dan menghabiskan hidup dengan berada di sampingnya selamanya.

Pola ini adalah pola yang umum digunakan di anime romance. Pola dimana teman masa kecil yang sewaktu-waktu bisa jadi seorang kekasih.

Kembali ke KimiKiss, anime ini dibuka dengan pertemuan 3 teman masa kecil yaitu Koichi, Kazuki dan Mao.

Setelah reuni yang singkat, cerita mulai berlanjut dengan pertemuan antara Koichi dan Yumi. Yumi adalah cinta pertama Koichi. Begitu pula sebaliknya. Keduanya ingin mencintai tetapi malu untuk mengatakannya.

Di sisi lain, Kazuki bertemu dengan Eriko. Ketika pertama kali bertemu, Kazuki sudah tertarik dengan Eriko yang memiliki wajah yang cantik. Kazuki menjadi bingung, ketika Eriko memberi dia sebuah ciuman.

Jadi, di episode pertama kamu sudah mendapatkan Koichi “Yang Mengingini” untuk mencintai Yumi dan Eriko “Yang Memberi” kiss pada Kazuki. Benar-benar sebuah pembukaan anime romance yang kelihatan menjnjikan dan akan menghanyutkan.

#Cinta : Romeo & Juliet


Saya sudah beberapa kali menonton anime, series, drama, sinetron, film yang bergenre romance. Semua cerita romance tersebut memiliki pandangan yang hampir sama, terutama dalam hal penceritaan dialog di antara dua heroine utama.

Contoh : Romeo menelpon Juliet, mereka bercanda, lalu membuat rencana untuk date. Telepon selesai, Romeo tersenyum, lalu cerita berlanjut keesokan harinya.

Nah, kalo di KimiKiss, contoh di atas ditambah Setelah menutup telepon, diperlihatkan apa sih yang ada di dalam hati Juliet. Bagaimana perasaan Juliet setelah ditelepon oleh Romeo. Apa yang akan mereka lakukan esok pagi. Jadi cerita tentang romancenya benarasa-benar lebih detil dan akhirnya makin te.

Yang membuat KimiKiss menarik adalah anime ini menunjukkan banyak sisi-sisi dalam dunia romance yang tidak ditunjukkan di cerita romance yang lain. Sisi yang sekilas terlihat biasa, tetapi merupakan titik balik dan titik penentu untuk bagaimana cerita romance ini akan berlanjut.

Waktu saya menonton anime Jepang ini, saya beberapa kali berkata dalam diri : “Begini toh yang dirasakan si dia, setelah kita menelponnya?” atau “Ooh, wajah yang demikian menunjukkan bahwa si dia sedang ...”.

Selain itu, di dalam sisi-sisi tersebut anime ini juga menambahkan bumbu prasangka. Prasangka yang baik atau yang buruk.

Mungkin kamu belum sadar saat menontonnya, tapi prasangka dan salah paham yang ada di anime ini yang sering jadi bahan utama konflik.

“Jangan-jangan”, “Jika”, “Apakah” adalah bumbu prasangka yang membuat cerita romance ini sangat menarik untuk diikuti.

Dari mengikuti anime ini, saya makin mengenal apa itu cinta, dan mulai mengenal sisi dan karakter cinta yang selama ini tidak ditunjukkan di dalam cerita romance yang lain. Cinta itu indah, dalam, dan romantis.

#Orang ke Tiga : Hoby & Tsundere


Jika bicara anime romance yang agak serius, kita pasti bertemu yang satu ini, orang ketiga. Karena di dalam kehidupan nyata pun demikian. Dalam 25 tahun perjalanan cinta saya, saya sudah sering melihat dan mengalami hal ini (curhat).

Kadang saya menjadi orang ketiga dari sebuah hubungan, kadang ada orang ketiga dalam hubungan yang saya jalani. Dari pengalaman saya, orang ketiga bisa dikatakan sebagai bumbu romance yang agak pedas. He he.

Tetapi di anime ini berbeda, orang ketiga di sini adalah bumbu yang manis dan menyegarkan. Mereka selalu ada dan selalu menemani duo heroine utama di anime ini, kerasa aneh?

Kebetulan di anime ini orang ketiganya, sama-sama teman masa kecil. Jadi kedekatan mereka dengan heroine tidak akan menimbulkan pertanyaan dari orang-orang yang ada di sekitar mereka.

“Wajar mereka dekat, mereka kan teman masa kecil.” begitulah alasan yang muncul.

Selain itu alasan kedekatan orang ketiga di anime ini juga cukup normal, yang satu olahraga yang lainnya tsundere. Yang olahraga, berawal dari persaingan untuk menjadi yang paling baik berubah menjadi sebuah kekaguman. Yang tsundere, dari yang awalnya malu menjadi percaya diri.

Dari hal-hal biasa terbentuk suatu hal yang luar biasa. Itu adalah romance dan cinta.

Nah, karena heroine di anime ini ada 2, maka di anime ini-pun cerita tentang orang ketiga juga ada dua jenis. Ada yang orang ketiganya akrab dan dekat dengan pasangan utama, ada orang ketiga yang tidak mengenal sama sekali dengan pasangan utama.

Yang saya suka dari anime ini adalah bagaimana kedua jalan cerita tentang orang ketiga ini berjalan dengan menarik dan pas. Pas dalam artian timingnya, kapan mereka bertemu, kapan mereka menyadari udan kapan mereka mulai mempertanyakan sesuatu.

Benar-benar membuat saya menikmati setiap moment romance yang terjadi.

Lalu yang menarik lagi adalah tantangan. Setelah mengetahui ada orang lain yang mungkin suka atau disukai oleh pasangan kita, apa yang akan kita lakukan?

Dengan reaksi yang normal dan bagaimana akibat dari reaksi tersebut, anime ini membuat saya menjadi semakin memahami apa itu cinta, dan apa itu baper.

Tidak ada manusia yang sempurna. Di anime ini juga ditunjukkan, bahwa setiap orang memiliki kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan yang pernah mereka perbuat.

Kesalahan mengambil keputusan, kesalahan anggapan, kesalahan karena memulai sesuatu, dan masih banyak lagi.

Banyak kesalahan yang diambil oleh semua karakter di dalam anime ini, tetapi kesempatan kedua selalu terbuka.

Bagaimana para karakter melihat dan mengambil kesempatan itu adalah salah satu daya tarik utama di anime ini.

#Agape : Yang Dibutuhkan & Yang Dipahami


Agape adalah salah satu jenis cinta yang paling tinggi di dunia ini. Agape menggambarkan sebuah cinta yang tulus, tanpa syarat, tanpa ada harapan untuk dibalas.

Cinta yang tetap diberikan bagaimanapun situasi dan kondisinya. Cinta yang tidak lekang oleh panas, tidak lapuk oleh hujan.

Bisakah kamu memiliki cinta yang seperti ini? Saya jawab bisa.

Caranya? Berkorban, mencucurkan air mata, jatuh bangun, tetap mempertahankan cinta.

Sulit? Berat? Memang. Emas akan menunjukkan kemurniannya setelah ditempa di dalam api. Semakin lama ditempa, emas akan semakin murni, demikian juga cinta.

Anime ini sukses menunjukkan bagaimana cara membentuk cinta yang awalnya malu-malu dan bimbang menjadi sebuah cinta agape yang murni dan tidak tergoyahkan.

Melalui gelombang kesedihan dan paparan kehangatan, Mao dan Eriko akhirnya berhasil mengubah perasaannya menjadi sebuah cinta yang murni dan tidak tergoyahkan.

Mao berhasil menyadari siapa yang benar-benar dia butuhkan dan dia menyadari siapa alasan bagi dirinya untuk melakukan semuanya.

Eriko berhasil mengusir perasaan bahwa dia hanya sendiri. Ada seseorang yang memperhatikan dirinya. Ada orang yang bersedia memilih dan menerima dirinya apa adanya. Eriko menyadari bahwa dirinya berharga di mana orang lain.

Mao adalah seorang pribadi yang berhasil menyadari cinta murni di dalam dirinya, sedangkan Eriko adalah seorang pribadi yang berhasil melihat dan menerima cinta murni yang diberikan kepadanya.

Memang, cinta selain harus bisa disadari, cinta harus bisa dilihat dan diterima.

Jadi, bagi kamu yang sedang cari monyet. He he. Cari cinta, saya sarankan untuk menonton anime dengan ending terbaik ini.

Ikuti perjalanan cinta untuk mempertemukan pribadi-pribadi yang ada di sekitar mereka. Ada pemberi cinta, penerima cinta, pemelihara cinta, pe-sharing cinta, pahlawan cinta, penunjuk cinta.

Di anime ini ditunjukkan bahwa cinta tidak hanya kokuhaku (pengungkapan perasaan). Ada keberanian, perjuangan, kejujuran pada diri sendiri, air mata, percaya diri, ketulusan dan memberi.

Ada banyak yang harus direlakan dan dikorbankan demi cinta. Ada banyak yang harus ditunjukkan agar cinta itu memang layak.

KimiKiss benar-benar sesuatu banget. Romancenya benar-benar terasa dan enak untuk diikuti. Saya menikmati saat-saat romantis, menangis, kebersamaan, dating, prasangka dalam hati yang ada di dalam anime ini.

Akhirnya, tontonlah anime ini, pahamilah cinta, dan cinta akan memahami dirimu dan memberi apa yang dibutuhkan oleh hatimu, sekali lagi saya tekankan, KimiKiss ini bisa disejajarkan dengan anime seperti clanna dan ef. Terima kasih.

Penulis : Kinoshita Hideaki | Edit dan  Publish : Yuslogs (Yusuf)

Yuslogs yang bilang :

Btw, untuk romance anime KimiKiss ini memang bisa disejajarkan dengan Clannad, tapi jangan berharap anime ini akan seperti Clannad.

Maksud saya, ini adalah anime yang ceritanya tentang lika-liku kisah percintaan masa muda (ga sampai nikah, punya anak, meninggal tapi ternyata ga jadi meninggal) ^_^

Mungkin akan lebih baik, kalau kamu berharap anime ini seperti Nagi no Asukara hanya saja dengan pembawaan cerita yang agak lebih ringan.

Kinoshita Hideaki maaf, saya tambahin sedikit komen saya tentang anime ini ^_^
Read More

August 29, 2016

Wawancara Eksklusif Dengan Watanabe Saki : Orang Penting Dalam Anime Shinsekai Yori!

Wawancara ini hanya fiktif belaka, dan hanya sebuah fanfiction.

Kamu pernah merasa bahwa ada yang aneh dengan keadaan di sekitarmu?

Maksud saya ketika kamu perhatikan dengan seksama ada sesuatu yang mengganjal walaupun semuanya terlihat normal.
Read More

August 21, 2016

[Review Sidonia no Kishi] : Kisah Pertempuran Terakhir Manusia Vs Alien

Gawat!!! di tahun 2014, Polygon Pictures berhasil mengungkap sebuah rahasia yang sangat mengejutkan.

Bumi telah dihancurkan oleh alien yang diberi nama Gauna. Para manusia yang tersisa berhasil melarikan diri dengan pesawat luar angkasa.
Read More

August 14, 2016

Baper! Ini Cerita Shigatsu wa Kimi no Uso Dari Sudut Pandang Tsubaki

“I met the girl under full-bloomed cherry blossoms, and my fate has begun to change” Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan tag-line ini bukan?? Jika kamu menebak Shigatsu wa Kimi no Osu, maka tebakan kamu benar sekali.

Shigatsu wa Kimi no Osu atau Kimiuso adalah sebuah masterpiece anime yang sangat mendobrak di musim fall 2014 anime ini selalu masuk dalam daftar anime romance terbaik.

Sebuah anime romance yang dipadukan dengan musik classic.

Anime yang memenangkan Sugoi Japan Awards di tahun 2016 ini benar2 sangat menyita dan menarik perhatian para penggemar anime romance di seluruh dunia.

Walaupun ada yang mengkategorikan anime ini sebagai anime NTR, tetapi tetap saja anime ini  menjanjikan dan membekas di hati para penggemar anime.

Anime ini menggambarkan dengan sangat jelas perjuangan dua insan pecinta musik, Arima Kosei dan Miyazono Kaori dalam mengatasi tantangan hidup yang ada di depan mereka.

Anime dengan 22 episode ini juga menyisipkan kisah romance yang unik, hangat, menarik, dan mengharukan di antara kedua heroine utama. Kamu mungkin menyebutnya anime yang bikin baper.

Saya sudah lihat anime ini 2 kali, dan hampir tiap episode saya baper.

#Tsubaki, sumber baper dan NTR??


Jika boleh berandai-andai, jika Tsubaki tidak ada di anime ini, kamu bisa membayangkan apa yang akan terjadi?? Mungkin tidak ... Kosei dan Kaori akan hidup bahagia di akhir episode 22?

Lagipula, siapa sih Tsubaki itu?? Sawabe Tsubaki kan hanya “teman masa kecil” Kosei. Bisa dikatakan Tsubaki hanya “Teman A” bagi Kosei.

Tapi kenapa?? Kenapa karakter ini kok dari episode ke episode semakin menunjukkan eksistensinya, hingga pada akhirnya, menimbulkan kesan NTR di anime ini??

Kenapa “Teman A” bisa menyatakan perasaannya sampai dua kali kepada Kosei?? Kenapa “sang pengarang” seolah-olah memberi jalan kepada Tsubaki dan bukannya kepada Kaori untuk dapat hidup bahagia selamanya bersama Kosei??

Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan mereview anime Kimiuso ini dari sudut pandang yang agak berbeda, yaitu dari sudut pandang si “Teman A” Sawabe Tsubaki. Saya memberi judul review ini

#Shigatsu wa Kimi no Uso : Tsubaki Arc


Kamu pernah memperhatikan 2 buah opening Kimiuso? Hikaru Nara untuk opening pertama yang dinyanyikan secara duet, dan Nanairo Symphony yang dinyanyikan secara single.

Kenapa yang awal duet, lalu yang kedua kok single?? Apakah ini adalah pertanda tentang bagaimana anime ini akan berakhir?? Mari kita review anime ini bersama sama dari sisi pandang Tsubaki.

#Si Tomboy


Si tomboy, Tsubaki muncul di cerita ini sebagai sosok yang “sengaja” memukul bola ke tempat Kosei berada. Memang semua teman masa kecil juga melakukannya. Tsubaki berusaha mendapatkan perhatian dari Kosei dengan melakukannya.

Waktu pulang bersama, Tsubaki menjalankan pola “menanyakan siapa yang disukai” kepada Kosei.
Pola ini sering dilakukan di anime2 romance, dengan tujuan untuk mencari tahu apakah yang ditanya sudah punya pacar atau belum?

Lalu cerita beranjak, dari “pembukaan” ke inti cerita, di mana Kosei bertemu dengan Kaori. Kosei diperkenalkan sebagai “Teman A” oleh Tsubaki.

Walaupun Tsubaki berkata “Kosei, kamu hanya Teman A”, mungkin kata2 itu lebih ditujukan kepada diri Tsubaki sendiri.

Tsubaki juga menegaskan bahwa Kaori cocoknya dengan Watari.

Kaori mengikuti kompetisi violin dengan mengajak Watari, Kosei dan Tsubaki. Tsubaki yang mengetahui bahwa Kosei masih trauma dengan hal2 yang berbau piano berusaha menahan diri untuk tidak memberitahu Kosei.

Permainan violin Kaori sangat memikat dan luar biasa. Semua juri terperanjat, semua penonton menyukainya.

Bagi Kosei apa yang Kosei lihat mulai terlihat berwarna. Di sisi lain, tanpa sadar label “Teman A” mulai bergeser dari Kosei kepada Tsubaki.

Kaori lolos ke babak berikutnya, lalu karena Kaori tidak mempunyai pemain piano pendamping, maka Kaori pun menunjuk Kosei untuk menjadi pemain piano pendamping bagi dirinya.

Ketika Tsubaki mendengar hal tersebut, Tsubaki berjanji akan berbuat apapun juga agar Kosei bersedia menemani Kaori di babak berikutnya.

Kaori melihat ke wajah Tsubaki dan Kaori mungkin sudah menyadari bahwa Tsubaki menyukai Kosei. Karena saat ditanya oleh Kaori apakah Tsubaki menyukai Kosei, Tsubaki tidak menjawab tidak suka, tetapi juga tidak menjawab suka.

Jawaban Tsubaki adalah curahan isi hatinya kepada Kaori. Bagaimana Tsubaki begitu sangat perhatian dan kuatir dengan apa yang sedang dialami oleh Kosei.

#Summer Akan Segera Datang


Kompetisi violin babak kedua berjalan dengan sangat menegangkan. Trauma yang mulai menyelimuti Kosei, dipulihkan oleh permainan dan dorongan semangat yang dimiliki Kaori.

Tsubaki melihat mata Kosei yang mulai berwarna; pertanda bahwa Kosei telah memiliki seseorang yang sangat berharga. Dia tahu itu bukan dirinya. Penampilan Kosei dan Kaori berakhir dengan dramatis, mereka berhasil menyelesaikan permainan mereka dengan baik. Tetapi Kaori tiba2 jatuh pingsan.

Semua menjadi gelap dan mendung bagi Tsubaki. Tsubaki gagal di pertandingan baseball. Tsubaki gagal mempertahankan status “teman masa kecil yang dekat” dengan Kosei. Kashiwagi Nao berusaha untuk menenangkan hati Tsubaki tetapi gagal. Lalu muncul, cinta pertama Tsubaki, Saito.

Saito, seseorang yang Tsubaki inginkan. Kosei, seseorang yang Tsubaki butuhkan. Tetapi, karena Tsubaki merasa dia tidak tahu apa2 tentang Kosei, Tsubaki memutuskan memilih Saito, walaupun matanya tidak lagi berwarna.

Mungkin Kaori lebih cocok bersama dengan Kosei, daripada aku. Kaori lebih mengenal Arima daripada aku. Demikianlah yang ada dipikiran Tsubaki.

Di perjalanan pulang, dengan beban yang begitu besar, Tsubaki mendapatkan sedikit penghiburan dari Surga. Kosei tiba2 datang menjemput dirinya dan menggendong Tsubaki di punggungnya. Perasaan Tsubaki menjadi semakin tidak menentu. Senang, sedih, bingung, marah, menyesal. Akhirnya Tsubaki hanya bisa menangis di punggung Kosei.

Musim akan segera berganti. Begitulah kata2 Kosei.

#Duet

Hikaru Nara dinyanyikan secara duet, menggambarkan bahwa di bagian awal anime ini, menceritakan tentang awal pertemuan Arima dan Kaori. Seolah-olah Arima dan Kaori lah yang menyanyikan lagu ini.

Kaori dengan tanpa menyerah berhasil “membangkitkan” semangat Kosei untuk melawan trauma yang menyelimuti dirinya. Kaori berhasil menumbuhkan rasa percaya diri dalam diri Kosei, dan membuat Kosei untuk mulai menaruh perhatian kepada Kaori.

Bahkan di opening ini, digambarkan Tsubaki yang sedang menangis. Ya, memang benar di akhir ep 11 dari anime ini, Tsubaki memang menangis.

Selain itu, muncul beberapa karakter baru, seperti Aiza Takeshi, Igawa Emi (keduanya pesaing utama Kosei dalam kompetisi piano), dan teman dekat ibunda Kosei, Seto Hiroko.

Kosei gagal dua kali, tetapi berhasil bangkit dua kali. Itu semua karena dia memiliki teman duet yang sempurna yaitu, Miyazono Kaori.

#Liebeslied - Love Sorrow

Bagian kedua dari anime ini dimulai dengan rencana Kaori untuk memilih Liebeslied (Kreisler) dan tentu saja didampingi oleh Kosei untuk acara Towa Music Competition gala concert. Melalui piece (hasil karya di bidang musik) yang ternyata sering dimainkan oleh ibunda Kosei, dan dorongan dan perjuangan pantang menyerah oleh Kaori, akhirnya Kosei terlahir kembali.

Dia menyadari bahwa yang selama ini dia anggap sebagai kutukan adalah sebuah berkah. Yg awalnya adalah “bentuk kebencian dari ibunda” ternyata adalah “sebuah jalan penuh pengorbanan cinta sang ibunda”. Tidak ada satupun ibu di dunia ini yang tidak mengasihi anaknya.

Di hari gala concert, Kaori tidak datang, Kosei, yang telah terlahir kembali dan semakin menaruh kepercayaan kepada ibunda dan Kaori memainkan Liebeslied dengan sempurna.

“Mengapa kamu tidak mengatakan apapun mengenai permainan pianoku? Padahal aku berharap, kamu akan memujiku”

Kata2 dari Kosei membuat Tsubaki menjadi bingung dengan perasaannya sendiri. “Aku menangis, karena bahagia karena dapat berbicara secara normal dengan Kosei? Atau hanya karena berbicara secara normal, air mata kekecewaan muncul (seharusnya aku bisa lebih dekat lagi dengan Kosei) ?”

Keesokan harinya, Kosei mendapat kabar bahwa Kaori masuk ke rumah sakit karena jatuh pingsan. Waktu Kosei melihat Kaori di atas tempat tidur rumah sakit, Kosei melihat bayang2 ibunya. “Kaori, kamu tidak akan meninggalkan diriku, seperti yang ibuku lakukan bukan?”

Nao masih percaya bahwa Tsubaki menyukai Kosei, tetapi Tsubaki untuk sekian kalinya “kembali” ke titik di mana mereka berdua “hanya teman masa kecil”. “Ada saatnya nanti, kita tidak akan bisa kembali.” begitulah peringatan Nao kepada Tsubaki.

#Suka dan Tidak Benci


Fakta yang mengejutkan dipaparkan di anime ini. Tsubaki ternyata sangat benci dengan musik dan hal2 yang berhubungan dengan musik. Mengapa?? Karena musik telah dan selalu “mengambil” Kosei dari dirinya. Selalu begitu sejak dari masa kecil.

“Suka?” atau “Tidak Benci”? Pertanyaan ini terngiang-ngiang dipikiran Tsubaki. “Kamu benci dengan Saito? Atau kamu suka?” “Siapa yang aku (Tsubaki) suka?”

Di tengah-tengah kebingungan Tsubaki, Nao “membantu” Tsubaki dengan mengatakan bahwa Tsubaki sedang dalam bahaya. Kosei, tanpa pikir panjang, langsung berlari dan mencari Tsubaki.

Cerita berlanjut, Tsubaki dan Kosei berjalan bersama di pinggir pantai. Makan es bersama. Bercanda ringan. Seuatu yang terlihat sangat sederhana, tetapi sangat menenangkan bagi Tsubaki.

Dia melihat ke jejak kaki Kosei yang lebih besar dari jejak kaki dirinya. Tanpa sadar, Tsubaki mengikuti jejak itu. Seseorang pasti mengikuti atau meniru orang yang dia suka. Dari apa yang Tsubaki lakukan, sebenarnya itu sudah menjadi jawaban atas kebingungannya.

#Pembohong


Tetapi, saat Tsubaki merasa sudah dekat dengan Kosei, musik kembali mengambil Kosei dari dirinya. Kosei akan melanjutkan pendidikannya di sekolah musik dan dia harus pindah ke dareah lain.

Dalam kesedihan Tsubaki berlari meninggalkan Kosei.

Keesokan harinya, Saito yang mengetahui isi hati Tsubaki dan tidak ingin melukai hati Tsubaki memutuskan untuk mengatakan putus pada Tsubaki.

Di saat2 ini Tsubaki benar2 merasakan “sisi lain” dari cinta. Sisi lain yang menuntut banyak air mata dan meminta banyak ruang di dalam hati.

Tetapi tidak selamanya langit akan selalu mendung, pada saatnya sinar matahari akan kembali bersinar. “Jika keadaanmu sama saja, dengan atau tanpa diriku disampingmu;  maka aku memilih untuk ada di sampingmu”

Kata2 Kosei tersebut bagaikan sinar matahari yang menyinari Tsubaki. Hangat dan menerangi seluruh isi hatinya. Tsubaki sadar bahwa dialah satu-satunya yang belum mengambil langkah pertama. Dan dia mengambil keputusan untuk melakukannya.

Kosei menjadi guru untuk seorang anak perempuan yang menjanjikan yang bernama Aiza Nagi. Lalu, di saat Kosei, entah mengapa, menjadi sulit untuk mengunjungi Kaori yang ada di rumah sakit; penyakit Kaori kembali mengintip di balik pintu. Penyakit yang sama yang menghalangi Kaori untuk mewujudkan mimpinya.

Setelah keadaan Kaori membaik, Kaori memutuskan untuk date dengan Kosei. Mereka belanja bersama, jalan2 bersama, menyelinap ke dalam sekolah bersama, bersenang-senang bersama. Di akhir date, Kaori mengatakan yang sebenarnya mengenai penyakitnya kepada Kosei.

Bayang2 dan prasangka bahwa Kaori akan menjadi seperti ibunya, mulai menghantui Kosei.

#Langkah Pertama


Tsubaki memutuskan untuk belajar mati-matian. Suatu hal yang tidak pernah dilakukan oleh Tsubaki sebelumnya. Dia memilih sekolah dengan tingkat penerimaan minimal yang tinggi. Sekolah yang dekat dengan sekolah musik Kosei.

Itu semua demi cinta. Bagi Tsubaki cinta adalah menemukan sisi lain dari dirinya sendiri yang selama ini belum dia temukan; dan menghadapinya.

Hal yang serupa juga dihadapi Kosei. Karena cinta, dia kebingungan dan kekuatiran akan apa yang harus dia lakukan menghadapi apa yang ada di depannya. Dan, Kosei, seperti Tsubaki berhasil mengambil langkah pertama.

Setelah mengikuti school music festival, Kosei memutuskan untuk tidak “bunuh diri” demi Kaori. Dia ingin selalu hidup agar Kosei dapat menemani Kaori. Kosei ingin diberi kesempatan untuk sekali lagi, duet dengan Kaori.

Untuk masa depan mereka berdua, Tsubaki berhasil mendapat hasil ujian sesuai yang dia inginkan, sedangkan Kosei mengikuti kompetisi untuk bisa masuk ke sekolah musik.

#Hujan & Lemon


Ketika akan mengunjungi Kaori di rumah sakit, Kosei tiba2 mengajak Tsubaki ke tempat lain. Tetapi karena hujan turun, mereka memutuskan untuk berteduh bersama. Di saat itulah, Tsubaki tersadar, bahwa Kosei-lah satu-satunya laki2 yang menganggap dirinya sebagai perempuan.

Dengan bercakap-cakap, mereka berdua mulai menyadari bahwa, mereka telah mengenal satu sama lain dengan baik. Mengenal dan mengetahui apa yang ada di dalam hati.

Tsubaki mengetahui bahwa Kosei sedang bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Oleh karena itu, Tsubaki berkata kepada Kosei untuk mencintai dirinya. Saat mendengar kata2 Tsubaki, Kosei pun terperanjat dan mulai mengetahui apa yang ada di dalam hati Tsubaki tentang dirinya.

Sekaleng Lemon yang dibayar dengan Sepotong Cinta.

#Tsundere


Keadaan Kaori tidak dapat tertolong lagi. Satu-satunaya jalan adalah dengan operasi. Di sisi lain, walaupun di tengah badai, Kosei memutuskan untuk menghargai kerja keras Kaori dengan tetap fokus pada kompetisi yang dia jalani. Di akhir permainannya Kosei berkata “Selamat Tinggal”

Musim berganti musim, Kosei berjalan sambil mengingat-ingat isi surat terakhir dari Kaori. Surat yang berisi tentang siapa sebenarnya Kaori dan bagaimana kondisi tubuhnya yang semakin memburuk.

Kaori tahu bahwa waktu yang dia miliki tidak banyak, maka Kaori mulai berlari dan berubah. Dia melakukan banyak hal dan membuat satu kebohongan, yaitu bahwa dirinya jatuh cinta kepada Ryuta. Dengan kebohongan itu Kaori merasa bisa dekat dengan Kosei.

Kaori juga meminta kepada Kosei untuk meminta maaf kepada Tsubaki. Karena Kaori dan semua orang tahu bahwa Tsubaki mencintai Kosei. Hanya Tsubaki dan Kosei saja yang belum menyadarinya.

Setelah membaca surat yang berisi kenangan Kaori bersama Kosei, dan diakhiri dengan kata2 I LOVE YOU; tanpa sadar Kosei bertemu dengan Tsubaki. Tsubaki yang juga telah berusaha dan berlari lebih lama dan lebih jauh, menyatakan perasaannya kepada Kosei untuk yang kedua kalinya.

Kosei mendapatkan apa yang Kosei butuhkan DAN Tsubaki mendapatkan apa yang dia cinta dan dia butuhkan. Mereka mendapatkan satu sama lain.

#Ada Apa Dengan Tsubaki??


Jika setelah membaca review ini, kamu ingin membuktikan kebenaran dari review ini, silahkan kamu menonton kembali anime yang sangat menyentuh ini.

Ada baiknya kamu saat menonton kembali anime ini, lihatlah apa yang terjadi dari sudut pandang Tsubaki. Setiap karakter berhak merasakan cinta. Tsubaki yang adalah teman dekat Kosei sejak kecil, juga berhak untuk merasakan bagaimana nikmatnya mencintai dan dicintai seseorang.

Rasakan bagaimana beratnya perjuangan seorang perempuan tomboy dan tsundere untuk menyatakan perasaannya kepada seseorang yang dia suka. Bagaimana dia harus memilih mana yang dia suka dan mana yang dia butuhkan.

Pada akhirnya, Kaori tahu bahwa dirinya dan Kosei saling mencintai. Tetapi Kaori juga tahu bahwa Kosei membutuhkan seseorang yang mengenal Kosei dengan baik.

Kaori ingin dan rindu untuk mengenal Kosei. Tetapi ketika dia melihat Tsubaki, dan menyadari apa yang Tsubaki rasakan kepada Kosei, Kaori tahu bahwa Kosei telah memiliki seseorang yang mecintai dan membutuhkan Kosei. Orang itu adalah Tsubaki.

Semua orang tahu, kecuali Kosei dan Tsubaki.

Jadi, selamat menonton kembali anime yang sangat menyentuh ini. Jika review ini agak berat sebelah, mohon dimaafkan. Karena saya hanya ingin menunjukkan perjuangan dan jatuh bangun yang dialami oleh Tsubaki untuk dapat mempertahankan cinta yang dia miliki kepada Kosei.

Oya, alasan opening kedua dinyanyikan secara single adalah karena sebenarnya lagu ini adalah suara hati Tsubaki yang dinyatakan melalui nyanyian.

Penulis : Kinoshita Hideaki
Read More

August 13, 2016

Apa Cuman Saya Yang Ngerasa Kalau Re:Zero Itu Mirip Sama Steins;Gate?!

Di pertengahan 2016 ini, ada sebuah anime yang bikin fans anime di seluruh dunia kaget dan terkesan.

Judul animenya Re:Zero Kara Hajimeru Isekai Seikatsu, atau sinonim pendeknya Rezero.

Rezero bercerita tentang seorang pemuda yang tiba-tiba berada di dunia lain.

Konsepnya mungkin agak mainstream tapi alur ceritanya epic banget, saya pikir Rezero ini  adalah Steins;Gate yang digabung sama Konosuba

Artikel ini saya buat sebelum episode 19 muncul.

Seperti yang kita semua ketahui bahwa anime ini bercerita tentang Natsuki Subaru yang tiba-tiba berada di dunia lain dan singkat cerita terlibat banyak masalah.

Nah ... di anime ini ada satu hal penting yang bikin anime ini jadi epic yaitu kemampuan/kutukan yang ditanamkan pada Subaru.

Kemampuan ini mampu membuat Subaru kembali ke masa lalu di checkpoint tertentu, namun kemampuan ini hanya aktif ketika Subaru mati.

Kemampuan ini mengingatkan saya sama Time Leap nya Steins;Gate.

Awalnya sih cuman iseng ajah tapi setelah dipikir-pikir ternyata banyak sekali kemiripan antara anime Rezero dan Steins;Gate

Dan ini adalah 8 alasan kenapa saya berpikir Rezero itu mirip banget sama Steins;Gate

#1. Time Leap

2 Orang Yang Melakukan Time Leap
Kekuatan Subaru dan alat yang dikembangkan Okabe Rintaro dkk hakekatnya memiliki fungsi yang sama, yaitu mengirimkan pengalaman dan pengetahuan ke masa lalu.

Hanya saja karena Rezero itu fantasy maka kemampuan tersebut didasari oleh sihir sedangkan di Steins;Gate kemampuan itu bisa dilakukan karena Okabe tidak sengaja menciptakan alat yang bisa mengirim pesan ke masa lalu..

Tentu saja kalau cuman bicara tentang time leap ada 2 anime lain yang didalamnya terdapat hal yang sama, yaitu Time Leap di anime Charlotte dan Revival di Boku Dake ga Inai Machi

(ada juga film Hollywood yang judulnya Edge of Tomorrow dan manga All You Need is Kill)

Alasan karakter utama di dua anime ini kembali ke masa lalu juga sama yaitu untuk menolong seseorang.

Seriusan, saya jadi inget sama game-game VN kalau nonton dua anime ini.

Maksud saya anime ini sama ketika kita sedang main VN karena sama-sama harus mencari jalan keluar dari sebuah masalah, mencari pemicu event tertentu, dan melakukan hal yang sama berulang-ulang agar bisa menyelesaikan masalah dan bisa selamat.

Karena itu saya pikir aman kalau saya bilang pondasi cerita dari dua anime ini sama.

Selanjutnya adalah ...

#2. 2 Heroine

Heroine Yang Punya Peranan Sama
Di Steins;Gate 2 Heroine utamanya adalah Shiina Mayuri dan Makise Kurisu sedangkan di Rezero 2 Heroine utamanya adalah Emilia sama Rem.

Kalau kamu jeli mereka berempat memiliki kemiripan.

Kalau kamu perhatikan Makise Kurisu punya peran yang sama seperti Rem sedangkan Mayuri punya peran yang sama seperti Emilia.

Begini ... Rem dan Kurisu selalu mencoba membantu karakter utama dalam keadaan apapun sedangkan Emilia dan Mayuri jadi karakter yang berusaha untuk ditolong karakter utama.

Bukankah ini mirip?

Walaupun sifat mereka berbeda tapi fungsi perannya sama.

Bagi yang tidak setuju coba inget-inget lagi semua hal yang dilakukan Makise Kurisu untuk Okabe Rintaro, walaupun tidak se-ekstrim Rem tapi Kurisu juga berusaha untuk menolong karakter utama.

Selain itu dua karakter ini juga sama-sama suka karakter utama, bedanya kalau Kurisu itu Tsundere sedangkan Rem Deredere.

Disisi lain Emilia dan Mayuri juga punya kemiripan peran, mereka berdua adalah orang yang paling ingin ditolong sama karakter utama.

Walaupun sifat dan setting mereka berdua berbeda, sekali lagi saya bilang mereka punya peran yang sama, peran sebagai karakter yang berusaha untuk di tolong.

Bukankah ini juga mirip?

#3. Tokoh Utama Yang (Awalnya) Tidak Berguna dan Hanya Bisa Mengoceh

Karakter Yang Kadang Terlalu Percaya Diri dan Kadang Tidak Berguna
Okabe Rintaro adalah seseorang yang memberi julukan dirinya sendiri sebagai “Mad Scientist” dia punya kepribadian yang agak konyol dan sangat percaya diri.

Sedangkan Natsuki Subaru adalah seorang yang fleksibel dalam menilai keadaan dan sama seperti Rintaro dia juga sangat percaya diri.

Sekilas dua karakter ini terlihat mirip, tapi di poin ini bukan kemiripan itu yang ingin saya bahas melainkan mereka berdua sama-sama pernah terjebak dalam keadaan “tidak berguna”.

Karena mereka bedua sama-sama memiliki kepercayaan diri yang tinggi, mereka berdua sering bertingkah dan membuat dirinya seolah-olah bisa melakukan segalanya dan bisa diandalkan.

Tapi hal ini berbanding terbalik saat mereka mengalami masalah yang sebenarnya, berulang kali saat terjadi masalah mereka berdua gagal untuk menyelamatkan orang-orang yang mereka cintai.

Dan ini alasan kenapa saya bilang mereka berdua tidak berguna, mungkin agak kejam sih tapi saya pikir itu kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan mereka.

Tentu saja ketidak bergunaan ini menjadi hal positif buat dua anime ini karena membuat karakter utamanya menjadi lebih realistis dan mirip dengan kebanyakan orang di dunia nyata.

Bahkan dua-duanya juga sempat ingin menyerah, tapi tentu saja hal ini hanya untuk sementara.

#4. Depresi Tokoh Utama

Subaru dan Rintaro dua-duanya pernah depresi dan hampir gila dengan alasan yang sama yaitu tidak kuat melihat orang yang mereka ingin lindungi mati berkali-kali.

Namun beruntung karena mereka berdua ditolong oleh perempuan yang menyukai mereka yaitu Kurisu dan Rem.

Titik dimana depesi ini muncul ini juga sama yaitu saat mereka merasa diri mereka tidak berguna (poin 2)

Dan fungsi dari depresi dan kegilaan di dua anime ini juga sama, yaitu sebagai titik balik keadaan dari Subaru dan Rintaro.

Bedanya Depresi Subaru lebih ekstrim daripada Rintaro.

#5. Bencana di Masa Depan

Di Steins;Gate ada 2 bencana besar yang harus dicegah dan diperbaiki oleh Rintaro, sedangkan di Rezero walaupun sudah jelas akan terjadi 2 bencana besar tapi bisa saja jumlah bencananya bertambah.

Saya pikir setting ini juga mirip karena si karakter utama selain berusaha untuk menolong orang-orang yang mereka sayangi juga secara tidak langsung mencegah terjadinya bencana tersebut.

Saya tidak bisa mengungkapkan banyak hal tentang ini karena Rezero sendiri belum tamat dan agak susah untuk prediksi ujungnya.

Tapi yang jelas konsep di bagian ini sama.

#6. Organisasi dan Orang Misterius

Moeka (gadis di kanan gambar) dan Betelegeuse
Mungkin akan memancing perbedaan pendapat tapi ini menurut saya.

Orang misterius di anime Steins;Gate adalah John Titor, orang yang mengaku datang dari masa depan dan orang yang memberitahu Rintaro tentang “Leading Steiner”

Sedangkan di Rezero orang misteriusnya ada beberapa orang, tapi menurut saya yang paling misterius adalah Satella.

Sedangkan untuk Organisasi misterius, dua organisasi ini sama-sama berniat untuk menguasai dunia dan jadi ancaman utama untuk Heroine yang akan diselamatkan (Mayuri sama Emilia)

Perbedannya mungkin hanya tentang kebenaran Satella dan John Titor saja karena kalau kamu sudah nonton Steins;Gate kamu tahu kalau John Titor itu adalah kawan sedangkan Satella adalah penyihir yang paling dibenci.

Tapi sebenarnya ini juga belum jelas apakah Satella itu adalah tokoh antagonis atau bukan, karena bisa saja ada sebuah kejadian tertentu yang memaksa Satella harus berperan sebagai orang jahat.

Btw, karena saya bilang organisai akan tidak lengkap rasanya kalau tidak menyebutkan dua karakter utama yang jadi “wajah” dari organisasi misterius tersebut yaitu Betelgeuse dan Kiryuu Moeka.

Walaupun Moeka sama Betelegeuse memiliki motif, sifat dan kelakuan yang berbeda mereka berdua punya peran yang sama, yaitu sebagai ancaman untuk karakter utama.

#7. Karakter dan Interaksi Yang Menjadi Kunci

Seperti yang saya sebutkan di poin pertama, dua anime ini serasa seperti kita sedang memainkan sebuah VN.

Karakter utama harus berinteraksi dengan karakter tertentu agar bisa mengatasi sebuah masalah.

Contohnya di anime Steins;Gate Rintaro harus berinteraksi dengan si gadis pekerja paruh waktu untuk bisa bertemu dengan John Titor (no spoiler)

Sedangkan di anime Rezero Subaru terkesan harus melakukan sesuatu agar seseorang mau membantunya.

Contohnya seperti Subaru yang harus meyakinkan Rem walaupun dia memiliki “Bau penyihir” tapi dia bukanlah musuh (dan membuatnya jatuh cinta).

#8. Studio Yang Sama

White Fox
Sebenarnya ini adalah hal yang baru saya ketahui tapi ternyata setelah saya cek dua anime ini dibuat oleh studio yang sama, yaitu White Fox.

Ini juga yang membuat anime ini memiliki plot yang “tanpa lubang”, karena setahu saya White Fox itu terkenal karena memiliki kelebihan di “cerita yang rapih”.

Walaupun agak berbeda dua anime ini juga punya kemiripan di bagian art, yah wajar sih karena studionya sama.

#Hal yang saya harapkan dari Rezero

Jika membandingkan dua anime maka tentu akan mengerucut ke sebuah pertanyaan yaitu:

"Mana yang lebih bagus Rezero atau Steins Gate?"

Kalau dibandingkan seperti ini sebenarnya saya ga bisa jawab karena dua-duanya sama-sama epic dan sangat menarik.

Tapi menurut saya pribadi Rezero memiliki kemungkinan untuk melakukan pelebaran cerita yang lebih luas.

Masih banyak hal yang bisa di eksploitasi dari setting, karakter dan semua dialog dari Rezero.

Maksud saya, walaupun sudah satu season anime ini masih belum mengungkapkan siapa itu Satella, alasan Subaru dipanggil (dikirim) ke dunia lain, perjanjian dengan Naga, hubungan Puck dan Emilia, hubungan Emilia dan Satella, Hubungan Puck dan Satella, asal mula Majuu dan hal lainnya.

Jadi saya sangat berharap pada anime Rezero yang belum selesai ini.

#Kesimpulan

Mungkin tidak akan ada banyak orang yang setuju sama saya, karena walaupun dengan 8 alasan diatas jika dipikir secara sederhana anime Rezero itu engga terlalu mirip sama Steins;Gate.

Tapi saya berani bilang kalau pondasi dari anime Rezero ini sama dengan pondasi dari anime Steins;Gate, dan itu dasar saya kenapa berani bilang kalau Rezero itu mirip Steins;Gate.

Kalau menurut kamu bagaimana? Apakah setelah dilpikir-pikir anime Rezero itu memang mirip Steins;Gate? Atau ada poin kemiripan lain yang saya lupakan? Atau ada kesalahan di artikel ini?

Semuanya bisa kamu ungkapkan di form komentar ^_^ btw, jangan lupa untuk share artikel ini, biar semua orang tahu tentang persamaan dua anime ini ...
Read More